Top up Free Fire, Mobile Legends, PUBG, Valorant, voucher game, pulsa, paket data, token listrik & e-money otomatis 24 jam. Cepat, aman, dan terpercaya.

Review ROG Ally vs Legion Go: Handheld PC Mana yang Layak Dibeli?

Pasar handheld gaming PC semakin ramai dengan hadirnya berbagai perangkat powerful. Dua pesaing utama yang sering dibandingkan adalah ASUS ROG Ally dan Lenovo Legion Go. Keduanya menjalankan Windows 11 dan menawarkan performa yang jauh lebih tinggi dibandingkan Steam Deck. Namun, keduanya memiliki pendekatan desain dan fitur yang berbeda. Mana yang layak dibeli?

Performa Hardware

ROG Ally menggunakan AMD Z1 Extreme APU dengan 8 core/16 thread Zen 4 CPU dan RDNA 3 GPU dengan 12 CU. Legion Go juga menggunakan chip yang sama, namun dengan TDP yang lebih tinggi hingga 30W (ROG Ally maksimal 25W pada mode boost). Dalam praktiknya, perbedaan performa tidak terlalu signifikan, namun Legion Go sedikit unggul pada game yang membutuhkan CPU power lebih besar. Keduanya menggunakan RAM LPDDR5X 16GB dan storage SSD NVMe yang bisa di-upgrade.

Layar dan Desain

  • ROG Ally: Layar 7 inci 1080p 120Hz dengan brightness 500 nits. Desain yang lebih ramping dan ringan (608g). Kontroler terintegrasi yang tidak bisa dilepas.
  • Legion Go: Layar 8.8 inci 1440p 144Hz dengan brightness 500 nits. Desain yang lebih besar dan berat (854g). Controller yang bisa dilepas mirip Nintendo Switch, bahkan bisa digunakan sebagai mouse mode.

Legion Go jelas unggul dalam hal kualitas layar, namun ukurannya yang lebih besar membuatnya kurang nyaman untuk sesi bermain yang lama.

Fitur Unik

Legion Go memiliki beberapa fitur unik yang tidak dimiliki ROG Ally: - Controller detachable dengan mode mouse dan FPS mode - Kickstand built-in yang kokoh - Slot MicroSD dan M.2 2242 yang bisa diakses dengan mudah - Legion Space software yang kaya fitur

ROG Ally memiliki keunggulan pada: - Armoury Crate yang intuitive - Desain yang lebih portable - Harga yang biasanya lebih terjangkau - Speaker yang lebih baik

Baterai dan Ketersediaan

Keduanya memiliki daya tahan baterai yang mirip—sekitar 2-3 jam untuk game AAA dan 5-7 jam untuk game indie. Legion Go memiliki baterai 49.2Wh sementara ROG Ally 40Wh, namun layar yang lebih besar dan resolusi lebih tinggi mengimbangi keunggulan tersebut.

Kesimpulan

Pilih ROG Ally jika kamu mengutamakan portabilitas, harga yang lebih murah, dan pengalaman Windows handheld yang solid. Pilih Legion Go jika kamu menginginkan layar terbaik, controller yang fleksibel, dan fitur yang lebih lengkap. Bagi gamer mobile yang juga membutuhkan top up, FIXUP STORE menawarkan layanan yang cepat dan aman. Keduanya adalah perangkat hebat—pilihan tergantung pada prioritasmu.